Blank
Turut Berduka Cita
Kami yakin bahwa hidupnya hanyalah diubah, bukannya dilenyapkan ; dan bahwa suatu kediaman abadi kini tersedia baginya di surga. Didasari oleh keyakinan ini, semoga dalam menghadapi maut yang tak terelakkan kami tidak lagi merasa takut, karena sungguh-sungguh didukung oleh harapan akan hidup abadi yang Kau janjikan kepada kami.
Kamu makan yang enak sana. Jangan karena nungguin di rumah sakit semua jadi sakit. Beli McD atau KFC kah? Atau di samping RS ada ayam bakar enak. Di seberang jalan dikit ada nasi padang. Atau naik angkot satu kali ke mall sana. (While open his wallet and giving me money).
And a couple days after that, he passed away.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Conversation
Bapak sayang ibu kan?
Sayang luar biasa.
Bapak sayang anak-anak kan?
Sayang luar biasa.
Bapak masih semangat kan?
Iya masih semangat.
And hours after that, he passed away.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Sumatera dilanda gempa, ditambah pula peringatan tsunami. Orang berbondong-bondong cari perlindungan. Semua ini membuat saya teringat kejadian beberapa tahun lalu.
Saya sedang kuliah di Surabaya, karena satu dan lain hal saya tidak bisa pulang liburan sementara kakak dan adik saya berlibur ke Balikpapan. Mungkin masih ada yang ingat saat itu salah satu kilang Pertamina di Balikpapan meledak (atau terbakar?) Dan sempat membuat heboh berita di tv. Yang paling membekas di ingatan adalah saat itu papa saya harus pergi ke Kilang untuk menangani hal itu. Dari cerita saya dengar kalau suasana di kompleks rumah saya yang kebetulan adalah kompleks pegawai Pertamina dan terletak dekat sekali dengan kilang mendadak heboh. Kejadian ini terjadi malam hari. Para pekerja ramai menuju ke kilang dengan pakaian safety lengkap (termasuk papa saya)
Yang membuat saya terharu adalah papa saya berpesan ke keluarga saya untuk lari menjauh ke arah luar kota yang dekat pantai. Dia bilang lebih baik dia saja yang jadi korban kalau keadaan memburuk. Dia kasian kalau saya yang di luar kota sendirian tiba-tiba gak punya keluarga. Untuk yang tidak tahu, di dalam tanah di Balikpapan tersebar pipa yang dialiri minyak maupun gas. Jadi orang-orang dulu pernah bilang kalau kilang meledak semua, dampaknya bisa menghanguskan seisi kota. Tapi saya gak tau benar tidaknya.
Puji Tuhan keadaan aman terkendali. Tapi saya akan selalu ingat akan papa saya yang mengorbankan dirinya untuk saya dan keluarga. Bahkan sampai sekarang pun saya masih menangis kalau teringat ini.
Dear Dad in heaven, thank you for all that you've done for us. It's time for you to be happy up there. You don't have to feel pain like your last day. We miss you, always. We'll never forget you. Till we meet again Dad. ♥
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
I Miss You
I miss you when I'm happy
I miss you when I laugh
I miss you when I'm sad
I miss you when I cry
I miss you all the time Dad. Really.
Hope you're doing good up there.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
It still amaze me how hundreds of people came in my father's funeral. He's not really sociable I think. But everyone said he's kind, full of smile and a hardworker. I'm proud of you Dad. Really. And miss you.
*pardon my grammar*
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Papa saya tidak sempurna, tapi seperti yang dia bilang di akhir-akhir hidupnya dia cinta kami luar biasa.
Truly deeply miss you Dad. ♥
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Ketika Doamu Dikabulkan
Ketika doamu benar-benar dikabulkan apa kamu sudah siap?
Dad Passed Away
My Story
Papa saya divonis kanker hati. Puji Tuhan menurut dokter walau parah masih treatable. Bagaimana bisa terjadi? Papa kena hepatitis B mulai tahun 2010. Itupun tahunya dari medical check up tahunan perusahaan. Dari tahun 2010 papa sudah rutin berobat ke dokter dan minum obat Sebi**. Saya tidak bilang bahwa obat tersebut jelek, hanya saja obat tersebut ternyata tidak cocok dengan papa saya. Sampai kemudian tahun 2011 setelah melakukan pemeriksaan lanjut ternyata hepatitisnya sudah berubah menjadi sirosis hati. Setelah beberapa lama, sirosis hatinya sekarang berubah menjadi kanker hati.
Seperti yang disarankan banyak orang, kami pun sudah mencari second, thirth and even fourth opinion. Semua diagnosa sama. Selain medis kami pun juga sudah mencoba berbagai macam cara yang disarankan orang. Temulawak, sudah papa minum mulai dari 2010. Mulai dari yang segar, sampai yang bubuk. Keladi tikus, mahkota dewa, daun sirsat, buah merah, akar kayu kuning, obat-obatan herbal dari Kupang, dari Surabaya, sudah kami coba semua. Begitupun dengan berbagai macam terapi mulai dari pijit, kop, bekam, akupuntur sudah dicoba. Dan memang belum ada perubahan.
Kalau ditanya bagaimana perasaan saya dan keluarga? Sedih sudah pasti, gak terhitung betapa banyak airmata yang keluar. Cemas, deg-degan, takut dan sebagainya. Betapa tidak, papa yang biasanya kekar, besar dan kuat sekarang harus kehilangan 15kg bobot tubuhnya, tergeletak lemah di ranjang rumah sakit (papa sudah masuk RS dari 1minggu lalu). Melihat dia yang hampir tidak pernah opname harus diinfus, ditranfusi darah, diambil darah:, disuntik dan minum berbagai macam obat really heartbreaking. Tapi kami masih percaya bahwa Tuhan punya rencana lain, bahwa papa akan sembuh, atau apapun yang terbaik menurut Tuhan akan terjadi.
Papa sekarang sedang menerima perawatan berupa obat-obatan baik yang diminum atau disuntik untuk megeluarkan cairan yang menumpuk dari perut dan sekaligus mengobati kankernya.
Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan doa dari semua orang. Papa masih butuh doa dan support dari semua orang. Untuk kunjungan ke rumah sakit, setelah berkonsultasi dengan suster dan dokter diputuskan kalau papa tidak boleh menerima kunjungan selama beberapa waktu. Tanpa bermaksud tidak sopan tapi memang kunjungan orang yang begitu banyak dan tidak kenal waktu cukup melelahkan papa DAN mama yang menjaga, bahkan membuat kondisi tubuh drop. . Untuk yang ingin berkunjung dan memberi support kami mohon maaf. Support masih dapat disalurkan dengan cara lain seperti sms, telp dsb. Terima kasih sekali lagi kami ucapkan dari lubuk hati yang paling dalam.
Kalau ada diantara pembaca blog ini yang tahu tentang survivor kanker hati atau perawatan-perawatannya kami mohon untuk bisa berbagi informasi. Kalau ada yang ingin dibantu soal mencari obat-obat herbal mari ditanya saja, mudah-mudahan saya bisa bantu. Mari saling berbagi informasi, saling mendoakan.
Terima kasih, Tuhan berkati. :)
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Cerita Lebaran
Another Amazing Year
![]() | ||
| Birthday cake from my sisters |
Hari ini umur saya tepat 23 tahun 1 minggu. Tanggal 27 Juni minggu lalu saya berulang tahun. Terima kasih banyak untuk ucapan dan doanya ya. Yang belum ngucapin ditunggu lho kadonya. #ehhh ;p
![]() |
| Taman Nasional Gunung Merapi :) |
| Dari sekitar 40an orang satu angkatan, terkumpul segini :) |
![]() | |
| Mejeng di jembatan Trans Jakarta PIM ;p |
![]() | |
| Somewhere di pinggiram Jakarta ;p |
Terima kasih Tuhan untuk segala pertolonganMu sepanjang umurku. Lindungilah aku selalu, tunjukan jalan menuju padaMu, pakailah aku sebagai perpanjangan tanganMu, dan lindungilah keluargaku selalu. Karena hanya ke dalam tanganMu kuserahkan seluruh hidup, jiwa dan ragaku. Amin.
Dear mbak Lany
Ps : ini foto souvenir pernikahan Mbak Lany dan Mas Didit (Teguh). Masih tersimpan di kos, dan sedih rasanya melihatnya.
♥ If life was easy, where would all the adventures be? ♥
Bulan Maret yang Nano-Nano
Bulan Maret ini gak seperti bulan-bulan yang lalu, perasaan saya bulan ini seperti dikocok-kosok. Seperti naik roller coaster, mood naik dan turun. Sedih dan senang bagai gak ada batasnya. Let’s start dengan cerita sedihnya.
Adek saya bulan ini harus operasi karena suatu penyakit, yang bisa dibilang seram tapi juga bisa dibilang penyakit kecil. Sebenarnya diagnosa sudah didapat dari akhir tahun lalu. Tapi masih ditunda operasinya karena siapa tahu penyakitnya mau merespon obat yang diberi, tapi rencana Tuhan ternyata mengharuskan adek saya dioperasi.
Mama saya pun datang khusus dari Balikpapan untuk keperluan operasi ini. 3 minggu di bulan Maret ini saya habiskan dengan pulang pergi RS Husada Utama. Bahkan karena pengen nyari second opinion kita pergi ke RS Siloam. Padahal sebelumnya second opinion sudah didapat di RS Balikpapan. 1 minggu pertama dihabiskan dengan periksa dan tanya-tanya soal prosedur operasi dan dampaknya. 1 minggu berikutnya dihabiskan dengan opname di RS untuk operasi, dan minggu terakhir adalah masa pasca operasi yang juga harus bolak balik operasi. puji Tuhan semua berjalan baik, terima kasih untuk dokter dan perawatan yang maksimal dari RS Husada Utama. Doakan semoga adek saya pulih seperti awal yah.
Kabar lain yang cukup buat down, adalah karena saya dapat kabar kalo teman SD saya kena kanker kulit stadium akhir. Cukup mengejutkan memang, karena kami sempet pengen bikin reuni SD lebaran kemarin tapi gak jadi. Dan saya pun di tag foto dia di RS, badannya kurus banget. Jauhhhh sekali dari bayangan saya tentang dia. Dia saya kenal sebagai anak yang lincah banget, rame dan seru. Tapi yang saya lihat ini... saya menulis postingan tepat ketika saya dengar bahwa dia akhirnya dipanggil Tuhan. Turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk keluarga yang ditinggalkan. Percayalah bahwa Tuhan sangat sayang karena itu dia dipanggil cepat. Sekarang saya yakin dia sudah berada di tempat yang indah dan damai. Dan dia sedang tersenyum ke arah kita.
Masih soal kesehatan, kemarin papa saya telp dan bilang kalo dia kena suatu penyakit. Penyakitnya ringan sebenarnya, tapi tidak pernah disangka kalo papa saya akan kena penyakit itu. Dan diputuskan kalo saya harus check up, untuk melihat kondisi tubuh saya. Sepertinya papa saya cukup shock dengan sakit adek dan dia sendiri. Yah semoga tidak ada apa-apa yah.
Tapi memang Tuhan itu adil, adil banget malah. Dia beri “colekan” (tidak pantas rasanya menyebut cobaa bila melihat karuniaNa pada saya) tapi dia juga beri sentuhan yang indah. Tiba-tiba dapat rejeki untuk mengganti hape saya jadi blackberry. Gak pernah diduga, karena bahkan saya gak minta ke papa untuk mengganti hape. Hanya obrolan kecil dengan kakak dan papa saya.
Terima kasih Tuhan, untuk bulan Maret yang indah ini. Kau ajarkan kami untuk lebih peduli dengan kesehatan. Kau ajarkan kami untuk mampu menari di dalam hujan, bukan hanya menunggu hujan berhenti. Terima kasih telah memberi kesempatan pada saya agar menjadi lebih tegar. I love You more and more dear God.
Malaikat tak Bersayap

Ini dia (salah satu) malaikat tak bersayap buatku. Orang yang mengandung aku 9 bulan lebih, yang bertaruh nyawa melahirkanku, yang dengan begitu sayang membesarkan dan merawatku. Ini dia mama, mami en ibuku.
Mamaku ini punya intuisi yang kuat, apalagi kalau menyangkut anak-anaknya. Bukan satu dua kali aku terkaget-kaget mamaku ngomong sesuatu yang pas banget sama aku. Saat mulai kere en kehabisan uang (maklum anak kos), dia bisa telpon en tanya. “Duitnya masih ada nduk, kalo kurang bilang yah”. Saat aku mulai malas doa, dia slalu ngingetin “Jangan lupa doa yah nduk, sekedar ngucapin terima kasih aja sama Tuhan”.
Dia juga orang yang paling bisa buat aku bangga en terharu, selain papaku tentunya. Nilaiku naik sedikit ajah udah bisa buat dia senang banget. Dia bisa bikin aku kangen banget en pengen pulang hanya dengan kata-katanya “Kamu pulang kapan? Ubanku gak ada yang nyabutin”. Bahkan saat ngetik ini aja aku udah mau nangis.
Tapi ada satu pesan yang sampai sekarang belum bisa kupenuhi. Kalo aku mulai dekat dengan cowo, apalagi yang “beda” dia kayaknya udah punya firasat. Dia gak pernah secara langsung bilang aku harus dengan orang yang seagama. Tapi dia slalu bilang gini tiap telpon. “Belajar yang bener yah nduk, cepet lulus trus kerja dan nikmatin dulu hasil kerjamu. Baru kalo udah siap dan dapat pasangan yang pas, biar bapak yang ngantar kamu ke altar”.
Lebih nusuk kan??? Doakan anakmu ini yah ma, biar pesanmu itu bisa kulaksanakan.
*postingan yang cocok diposting saat valentine ini, tanda cinta untukmu mamaku*










