Cin (T) a



Cina and Annisa love God
and God loves them both
But Cina and Annisa cannot love each other
because they call God by different name


***

In your majesty you create difference
In my arrogance I question your wisdom
In your mistery, you create temptation
In my inferiority, you make me more than I am
Here I am

Surrender me in the agony of your ♥
Surrender me in the irony of your law
Lead me to the joy of ♥ redivined
Teach me how to ♥ you more

Tega banget ya bokap lo, udah tau muka lo Cina masih dikasi nama cina
Tega kali bapak kau udah tau muka kau perempuan masih dikasi nama perempuan

Emangnya yang boleh sehat cuma orang kaya yah

Buat apa punya pemerintah kalo gak bisa ngasi rumah buat warganya

Kau disubsidi sekolah di sini buat bantuin pemerintah mikir kalo kau bisanya cuma nyalah-nyalahin pemerintah buat apa kau diluluskan? Republik ini udah kebanyakan sarjana nyinyir

Arsitek itu suka berasa Tuhan, berasa yang paling tahu rancangan terbaik buat manusia

God is architect

Yakin lo mau sama gue, Tuhan gue aja berani gue khianatin apalagi lo ntar

Kenapa Tuhan nyiptain kita beda-beda kalau Tuhan cuma pengen disembah dengan satu cara?

Makanya Allah nyiptain ♡ biar yg beda-beda bisa nyatu

Biar kau lihat agama tuh udh jadi propaganda paling murah sepanjang sejarah


***

Asli film ini nendang banget. Pemain cuma dua, setting sederhana tapi hasilnyaaa. Pengambilan gambar oke! Ide cerita kena banget! Skenario TOP! I can't stop writing the dialogue. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

The Calling


Novel ini adalah salah satu novel duet yang tidak biasa seperti taglinenya “an unusual romance story”. Ditulis oleh dua orang pasti menimbulkan dua sudut penulisan bukan?

Tentang dua gadis Elana dan Saski. Dua gadis yang berbeda yang terpisah jarak namun disatukan oleh bayangan kelam yang hampir sama. Dua gadis yang spesial namun dengan masa lalu yang gelap. Bali, Yogyakarta, dan Manchester . tiga tempat yang punya pesonanya masing-masing, tiga tempat dengan budaya yang berbeda namun ternyata merupakan tempat yang saling berhubungan.

Saya suka bagian pengkhianatan yang harus dialami Saski, rasanya ikut marah sedih dan hancur bersama Saski. Saya juga ikutan bingung seperti Elana, yang sering dihantui bayangan-bayangan tanpa tahu maksud sebenarnya bayangan itu.
Saya suka karakter Saski yang gelap, penuh masalah yang menghantam bertubi-tubi. Saya suka sikap acuhnya, namun terkadang benci dengan sikapnya yang selalu putus asa. Saya suka Elana yang digambarkan sebagai anak yang manis, kaya, namun ternyata menyimpan luka yang dalam. Saya juga ikut marah, kesal pada tante dan omnya yang kurang ajar.

Tapi yang kurang dari novel ini adalah detail pekerjaan. Sebenarnya gak terlalu penting, tapi saya adalah penikmat cerita yang berhubungan dengan profesi semakin detail semakin bagus. Saya gak tahu Saski itu ngapain aja di kampus, atau Elana itu jual apa saja di Art Craftnya. Serius deh gak penting sebenarnya mau saya ini. ;p 
 
Yang paling saya suka adalah bagian akhir (tentu saja), saat akhirnya mereka sama-sama mengerti tentang “panggilan yang selalu mereka rasakan. Saya suka penggabungan dua cerita ini, pelan tapi pasti. Yang alurnya agak cepat adalah kenapa Saski tahu-tahu ...... di hotel (baca sendiri! Ntar ga surprise ;p). Alur terbalik untuk bagian ini rasanya kurang begitu jelas, terlalu singkat.

Harga novel ini buat saya tergolong mahal Rp 56.000,00, memang bukunya lumayan tebal dan kertasnya bagus. Namun saya rasa untuk penerbit yang baru seperti itu bukan strategi yang bagus mengeluarkan novel dengan harga mahal. Mungkin juga disebabkan karena mereka harus membayar dua penulis sepertinya. Tapi harganya SEPADAN dengan cerita tidak biasa yang kalian dapatkan. Duet yang sukses Asrini Mahdia dan Rina Suryakusuma. Great job!!!!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Lukisan Keempat


Sebagai seorang stewardess dari maskapai penerbangan internasional Corissa Airlines, tidak ada satu orang pun yang mengira bahwa Natasya Petra Rahadian memiliki 3 fase kehidupan yang membuat dirinya terluka karena cinta.

Dimulai dari ayahnya sendiri, yang memalingkan wajah dan mengabaikannya ketika ia masih kecil. Kekasih masa kuliah yang menduakannya dengan sahabat akrabnya sendiri. Dan terakhir, pilot yang dekat dengan dirinya ketika menjalani pelatihan, dan berselingkuh dengan teman sekamarnya.

Dan Natasya bersumpah untuk tidak lagi jatuh cinta. Sampai ia bertemu dengan Craig Hayden, penumpang Corissa Airlines yang menyebalkan. Sementara Craig sendiri sudah tertarik pada gadis yang begitu menawan hati, kali pertama ia memandangnya. Dan entah bagaimana Craig tahu, gadis ini memendam luka di hidupnya. Ia bertekad untuk menyingkap kabut tersebut, memberi Natasya siraman kasih sayang, mengembalikan kepercayaannya kepada cinta.

Mampukah Craig membuktikan bahwa ia layak masuk dalam kehidupan Natasya? Bisakah Craig mewujudkan tekadnya untuk menjadi bagian dari lukisan hidup Natasya yang keempat, sekaligus yang terakhir?


***


Ini buku kedua Rina Suryakusuma yang saya baca, setelah sebelumnya dapat novel Puzzle secara gratis. *wink*. (Ci bener deh, saya udah nyari novel Ci yang lain tapi belum ketemu)


Penampakan novel ini memang agak aneh dan gak biasa. Kecil mungil tidak seperti novel Gramedia lain (herannya harganya kok gak ikutan mengecil yah ;p). Dan covernya juga gak biasa untuk novel Gramedia lain. Sampai di Gramedia Tunjungan Plaza ditaruh bukan di deretan novel Gramedia tapi di deretan novel dengan cover senada. =)


Saya suka novel ini, romantis banget. Benar yang ditulis Ci Rina dalam blognya , dia memang jago nulis novel romantis. Yang saya suka ini bukan novel romantis yang puitis banget sampai bacanya bingung dan harus mikir. Ini novel romantis yang ditulis dengan kata-kata sederhana.


Saya suka penggambaran Corissa Girl di sini, mahal, berkelas dan ramah. Terus terang saya mendapat banyak cerita miring soal pramugari, yahh korban bad publicity kali yah. Tapi di novel ini enggak! Keren banget! Ditulis dengan detail pelatihan menjadi pramugari yang tidak gampang, kondisi pesawat dan jenis penumpang juga dikisahkan dengan baik.


Saya suka dengan konflik batin yang dialami Natasya (ohh, apakah ini diambil dari nama saya? :p). Diungkapkan di waktu yang tepat dan dengan cara yang tepat. Siapa sangka alasannya benci laki-laki adalah.. ahh baca sendiri deh..


Dan tentang judulnya, saya juga sedikit bertanya-tanya soal judul yang saya rasa unik ini. Namun akhirnya saya tahu kenapa dinamakan Lukisan Keempat. Judul yang tepat dan indah. Great job Ci.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Badminton Freak


Gara-gara histeria kedua tantenya saat menonton Ricky Subagdja dan Rexy Mainaky di Olimpiade Atlanta 1996, Fraya Aloysa Iskandar jatuh cinta pada bulutangkis. Momen di mana Ricky dan Rexy merebut medali emas untuk Indonesia begitu memukau Fraya kecil, hingga ia memutuskan: ia harus jadi atlet bulutangkis!

Tapi kini, di usianya yang ke-18, Fraya terpaksa menerima kenyataan bahwa cita-citanya tak terwujud. Semua karena Mama melarangnya masuk klub bulutangkis saat ia kecil dulu. Fraya hanya bisa menyalurkan cintanya pada bulutangkis melalui ekskul di sekolah, yang tentu saja tak cukup untuk menampung bakat dan ambisinya yang begitu besar.

Dan seakan itu semua belum cukup, Fraya juga harus terima bahwa pacarnya, Albert, lebih suka ia jadi anggota cheerleader daripada berjibaku mengejar shuttle-cock di lapangan. Padahal, apa sih asyiknya pakai rok mini lalu loncat-loncat sambil pegang pom-pom?

Ketidaksukaan Albert pada bulutangkis memuncak ketika Fraya membohonginya demi bisa menonton kejuaraan Thomas-Uber Cup di Istora Senayan. Albert marah besar, dan menghukum Fraya dengan cara melarangnya menonton Thomas-Uber Cup live selama sisa pagelaran itu berlangsung. Padahal, untuk pertama kalinya dalam sepuluh tahun, tim Uber Indonesia berhasil masuk babak final!

Kalau sudah begini, mana bisa Fraya terus bertahan sama Albert? Mending putus aja, kan?



***



Tidak seperti novel-novel sebelumnya, salah satunya adalah Dear Dylan yang masih diselipi humor Badminton Freak ini lain. Bukan gak ada humornya sama sekali, tapi memang membaca novel ini mampu mengocok perasaan. Novel ini penuh dengan emosi.


Stephanie Zen berhasil mengangkat suasana Uber dan Thomas Cup dengan sangat baik. Ini salah satu pertandingan yang saya ikuti dengan baik, jadi saya tahu kondisinya. Istilah-istilah bulutangkis ditulis dengan tepat. Komentar-komentar pertandingan juga persis seperti aslinya. Inilah hasilnya kalau novel ditulis oleh orang yang mengerti dan dapat bermain badminton. I’m really sure beberapa persen ceritanya pasti cerita nyata penulisnya. *betul begitu steph? ;p*


Di novel ini kita dibawa mengikuti perasaan Fraya yang naik turun. Ada kalanya dibuat begitu excited seperti pada saat nonton pertandingan, dan tiba-tiba dibuat sedih sekaligus marah saat Fraya dilarang nonton final (asli kalo saya jd Fraya saya nekat deh nonton*), dibuat down saat mengingat ambisinya yang sempat terkubur juga dibuat kaget saat tahu alasan sebenarnya Mama melarang masuk klub. Dan dibuat malu-malu saat dia bertemu... ah baca aja deh ntar saya spoiler lagi. ;p


Dari novel ini saya belajar kalo menyesal itu gak ada gunanya, hanya menambah beban yang berat banget. Kalo kamu punya impian dan ambisi harus dicoba diwujudkan, gagal di belakang itu adalah hasil yang paling penting itu adalah proses yang gak bakal bisa diulang lagi. Kalo memang sudah tidak bisa lagi mewujudkan mimpi. Gak ada salahnya mimpi itu sedikit diputar sudutnya. Seperti Fraya di akhir cerita misalnya ;p

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Love You


Kenal melalui dunia maya, namun persahabatan yang dihasilkan tidak maya. 

Love you

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kartiniku

Semua orang pasti punya Kartini modern masing-masing. Dan sebagian besar pasti menjawab kalau Kartini modernnya adalah Ibu. Hal yang sama juga ada di benak saya. Makanya saya memutuskan untuk menulis postingan ini.

Papa dan mama saya terlahir bukan dari keluarga berada. Walaupun sepertinya papa saya adalah keturunan keluarga priyayi. Dan kalo tidak salah di nisan Eyang putri saya ada tulisan RA/RRnya. Tapi mereka bukan orang kaya. Papa saya merantau dari kotanya di Kediri ke Balikpapan untuk mencari nafkah. Keluarga mama saya adalah keluarga yang hidupnya semi nomaden. Mama saya pernah beberapa kali ikut kakaknya yang telah menikah. Sampai akhirnya Mbah kakung saya memutuskan pindah ke Balikpapan meninggalkan pulau Jawa.

Tidak seperti kakak-kakaknya yang menikah muda, mama saya memutuskan untuk bekerja dulu menyenangkan diri sendiri dan orang tuanya sebelum menikah dengan papa saya di umur 23 tahun. Mungkin karena itu di saat-saat akhir kuliah, tidak seperti orangtua lain yang ngejar anaknya supaya cepat nikah. Orangtua saya ngejar saya untuk bekerja (mama) atau melanjutkan kuliah (papa). Karena mereka menganggap sebelum terikat dengan seseorang harus bisa menyenangkan diri sendiri dulu dan kalau bisa menyenangkan orangtua.

Perjuangan papa dan mama saya untuk membesarkan kita tergolong keras. Dengan penghasilan sebagai karyawan yg tergolong baru di tempat masing-masing sudah harus membiayai 3 orang anak yang umurnya berdekatan. Kakak ke saya 23bulan, saya ke adik 17 bulan. Mama saya dituntut untuk mampu mengelola keuangan sedemikian rupa agar cukup bagi keluarga. Dan herannya saya tidak pernah merasakan yang namanya kekurangan. Makan tetap bergizi dan masih dibelikan sesuatu kadang-kadang. Padahal kata mama saya ilmu manajemen keuangan yang paling susah adalah keuangan rumah tangga.

Mama saya dului adalah seorang karyawati yang terkadang suka lembur bila ada acara. Tapi tidak seperti di film atau sinetron. Saya TIDAK PERNAH kekurangan kasih sayang. Saya tetap dekat dengan mama saya, tetap segan dengan dia. Mama saya orang yang hebat, walaupun pulang malam akibat lembur. Masih bisa menyelesaikan PR kesenian saya (satu-satunya pelajaran yang PRnya sulittt ;p) dan besoknya masih bisa bangun pagi menyiapkan keperluan saya.

Saya merasakan kalau berkat Tuhan ke keluarga saya begitu besarrr, saya yakin itu karena Dia merestui kerja keras kedua orang tua saya. Pelan-pelan keadaan keluarga mulai naik. Apa yang sebelumnya masih mimpi sekarang sudah bisa dipenuhi. Dulu orang banyak yang mencemooh ketika Papa saya bilang anak-anaknya bisa sekolah di PTN. Alasan papa saya adalah karena PTN itu bagusss dan terjangkau. Saya ingat papa saya pernah bercerita kalau banyak teman yang bilang itu mustahil.

Namun sekali lagi karena kehebatan Mama saya mengelola keuangan, kerja keras dan kepercayaan Papa saya yang besar ke anak-anaknya akhirnya kami semua bisa masuk PTN di Jawa Timur. Mungkin berat sekali bagi Mama saya untuk melepas kami ke luar kota, namun dia tahu kalau anaknya harus belajar mandiri. Mama saya selalu berpesan agar jangan lupa berdoa. Karena Tuhan yang buat segalanya terjadi.

Ketika akhirnya beberapa tahun lalu Mama saya harus berhenti kerja karena perusahaannya bangkrut. Mama saya tidak pernah terpuruk. Ada beberapa perusahaan lain yang menawarkan pekerjaan dan bahkan menawarkan diri jadi dosen sebuah sekolah perhotelan semua ditolak. Untuk perusahaan, rasanya gaji tidak sebanding dengan pekerjaan yang dilakukan. Di rumah tinggal mama dan papa saya, rasanya tidak mungkin kalau mama saya masih harus lembur. Dan untuk menjadi dosen rasanya juga tidak mungkin, karena walaupun punya pengalaman panjang di bidang perhotelan tetapi mama saya hanya lulusan SMK.

Tuhan memang Maha Baik, begitu mama saya berhenti kerja rejeki datang silih berganti. Keuangan keluarga sudah lebih dari cukup.

Mama saya yang sekarang adalah seorang ibu rumah tangga yang aktif berorganisasi. Dia dengan mudahnya masuk dan bersosialisasi dengan pejabat-pejabat kantor papa saya. Bahkan diberi jabatan oleh organisasi ibu-ibu karyawan. Mama saya bukan seorang ibu rumah tangga yang menghabiskan waktu untuk menonton sinetron atau bergosip di telepon. Mama saya yang sekarang adalah orang yang bangun pagi mengurus keperluan papa saya sebelum kerja. Dan kemudian pergi keluar untuk berorganisasi. Dia selalu mengusahakan pulang sebelum papa saya pulang makan siang. Mama saya adalah seorang ibu yang mencoba mengikuti perkembangan jaman. Namun tidak pernah lupa kodratnya sebagai wanita dan seorang ibu. Dan tidak pernah lupa berdoa dan bersyukur. Dia orang yang dulu mencubit saya kalau ribut di gereja dan sekarang "mencubit" saya kalau hidup saya mulai tidak teratur.

I ♥ you Ma. You are the greatest mother in whole world.

Selamat Hari Kartini untuk kalian semua.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Empat tahun denganmu

Gara-gara ajeng dan stephanie ngetweet soal crush/obsession/gebetan/apalah itu selama bertahun-tahun. Saya jadi ingat "crush" saya sendiri. *blushing*

Saya juga punya seseorang yang jadi "seseorang yg spesial" di hati saya. Gak pernah jadian dan gak pernah terlibat sesuatu apapun yang berhubungan dengan perasaan. You can call me freak or anything. You are right. Aneh rasanya punya "perasaan" terhadap seseorang selama bertahun-tahun yang bahkan orangnya sendiri pun gak menyangka saya bisa segitu lama sukanya sama dia. Hehe.

Tapi ada untungnya juga punya "perasaan" terhadap seseorang. Hidup akan terasa lebih berwarnan. Gak lebay, saya serius! ;) Kita akan punya seseorang yang dikangenin, seseorang yang cuma dengan lihat fotonya di FB, update statusnya, atau dengar suaranya aja bisa bikin mood naik turun. Bisa senyum-senyum sendiri, bisa nangis tiba-tiba.

Kepada seseorang yg pernah merebut sebagian hatiku. Terima kasih sudah mewarnai hidupku. Terima kasih karena hanya dengan melihat wajahmu saja sudah bisa buat senang dan tersenyum. Terima kasih. Semoga kamu dapat yang terbaik yah.

Kepada hati saya sendiri, sudah waktunya menghapuskan dia dari pikiran, hati, dan perasaan. Sudah waktunya membuka hati untuk yang lain. Tapi gak usah buru-buru. Karena Tuhan tahu orang yang tepat dan tahu waktu yang tepat. ☺

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Married by Accident

Sudah banyak teman-teman saya yang menikah muda dan sekarang sudah punya anak yang lucu-lucu. Beberapa diantara mereka menikah saat lulus sma. Gak heran kalo sudah menjadi ibu di usia muda. And I'm happy for them, really.

Tapi kemudian saya tahu bahwa ternyata diantaranya menikah karena MBA (married by accident) alias hamil di luar nikah. Oke, ini berarti kembali menyinggung soal Sex Before Married. Buat saya sex before married itu pilihan pribadi. Artinya ya itu kembali pada orangnya apakah menolak atau setuju soal sex before married. Saya sih orang yang berkomitmen untuk sex only after married karena menurut saya sex before married itu banyak banget ruginya.

Kerugian sex before married yang pertama adalah resiko penularan penyakit kelamin dan penyakit lain yang besar. Sebelum menikah yang saya tahu ada pemeriksaan kesehatan dulu jadi resiko terkena penularan penyakit lebih kecil tentunya. Kerugian lain untuk pihak wanita yang mana memang lebih banyak ruginya adalah virginitas. Okelah kalo untuk beberapa orang perawan itu gak penting, tapi apa jadinya kalo suamimu nanti orang yang benar-benar menghargai keperawanan. Wanita gak seperti pria, untuk wanita 'ada bekasnya'.

Yang lain kita bicara soal tanggung jawab. Apa jadinya kalo kamu hamil dan pacarmu gak mau tanggung jawab? Siap jadi single parents? Gak semua orang punya hati setegar Sheila Marcia lo.

Dan seandainya pun kamu akhirnya menikah, noda itu akan tetap membekas. Bayangkan saja kamu akan dikenal sebagai orang yang hamil sebelum menikah. Dan itu akan dikenang selamanya. Let's talk about your family. Pernah ngebayangin rasanya jadi orangtuamu atau kakak adikmu ketika kamu minta menikah karena sudah dihamili atau menghamili pacarmu. Pernah bayangin hancurnya hati orangtuamu? Mungkin dari luar mereka terlihat tegar tapi dari dalam saya yakin mereka pasti menangis.


Ini bukan bermaksud menghakimi orang yang MBA, hanya pendapat pribadi saja. Dan kalo ada yang baca ini dan dia MBA. Pesan saya adalah cintai anakmu dan keluarga barumu. Jangan hiraukan perkataan orang lain yang menyakitkan. Lanjutkan hidupmu dengan baik. Minta maaflah pada keluarga yang kamu sakiti. Saya yakin seiring waktu pasti mereka akan memaafkan. Ingat, darah lebih kental dari air kan? Dan kalau memang kenyataan mengharuskan kamu menjadi single parent, tegarlah. Kamu sudah melakukan kesalahan, jangan tambah dosamu dengan melakukan aborsi. Ingat itu sama saja dengan membunuh. Cobalah tebus dosamu dengan menjadi orang tua yang baik untuk anakmu. Kalo memang pasanganmu tidak bertanggung jawab, paling tidak kamu tahu kalau dia tidak pantas untuk orang setegar kamu.

Saya gak mau menghakimi yang MBA, karena semua orang pasti pernah berbuat salah. Ini hanya sekedar mengingatkan agar yang lain gak terjerumus.

Dan untuk temanku yang akan menikah muda, baik MBA atau gak saya ucapkan selamat. Dari lubuk hati yang paling dalam, saya turut senang untukmu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Membeli Blackberry

Kalau tidak pernah membeli Blackberry saya gak akan pernah tahu kalo ternyata beli blackberry itu gak gampang. Bahkan beli motor yang belasan juta aja lebih gampang. Saran saya untuk yang mau beli blackberry, cari tahu! Jangan malu bertanya!

Kenapa saya bilang susah? Karena ternyata Blackberry belum ada toko resmi di Indonesia. Blackberry resmi yang diakui RIM adalah blackberry yang dijual oleh operator selular, dalam hal ini misalnya Telkomsel, Indosat, XL, Axis dll. Ada jenis blackberry lain yang dijual oleh distributor. Yang ini bisa disebut setengah resmi, karena katanya ada segelnya Dirjen Postel. Blackberry ini biasanya diimpor dari negara lain. distributor blackberry di Indonesia yang saya tahu adalah Sarindo, Star (katanya masih ada hub dengan Sarindo, Selular Shop, Wii, Berindo, Bless, (2 terakhir ini service centernya jadi 1, mungkin sama kali yah yang punya). Distributor baru yang saya temui adalah Trikomsel yang menggandeng Indosat. Jadi seperti blackberry saya ada garansi Trikomsel dan Indosat. Yang bikin resah itu adalah blackberry refurbished atau blackberry bekas yang diganti mesinnya baru. Sebenarnya gak salah, yang salah adalah penjual nakal yang bilang kalo blackberry ini baru.

Apa bedanya? Dalam blackberry ada 2 identitas resmi, yang pertama PIN dan yang terakhir IMEI. Urusan PIN ini menjadi sangat penting, karena tidak ada no.pin yang sama di dunia ini. Dan jika terdeteksi ada dua no.PIN sama maka kedua-duanya akan di suspend. Dan BBM anda tidak bisa dipakai lagi (untuk selamanya sepertinya). Pada blackberry garansi operator, PIN anda lebih terjamin karena memang blackberry resmi dari RIM. Kelengkapan aksesorisnya juga lebih terjamin, gak takut dikurangi atau ditukar-ditukar.

Untuk blackberry garansi operator, yang saya baca reviewnya adalah distributor Sarindo, Selular Shop dan Wii. Distributor lain? silahkan googling aja saya tidak pernah menghakimi. Pada distributornya yang nakal, ada kasus bahwa pinnya adalah kloningan alias kopian PIN lain. resikonya yah itu, ketahuan dan suspend. Ada juga kasus bahwa baterai diganti dengan baterai KW, yang ini sepertinya yang nakal tokonya. Kasus lain juga adalah begitu casing Blackberry dibuka, mesinnya penuh dengan debu seakan sudah dipakai bertahu-tahun padahal baru beli.

Ada lagi yang bertanya soal logo Vodafone, T-Mobile dll di blackberry. CMIIW, Vodafone dll itu adalah operator di luar negeri. Yah seperti telkomsel, indosat gitu di Indonesia. Artinya adalah bahwa blackberry itu aslinya diperuntukkan untuk dijual di luar negeri, tapi kemudian di unlock untuk dijual di Indonesia. Bagus atau tidak? Ada yang bilang bagus, karena berarti sudah diseleksi di luar negeri. Apalagi bila operator terkenal. Namun yang perlu diperhatikan adalah apakah blackberry tersebut ada kontrak atau tidak. Bila blackberry itu di luar negeri menggunakan sistem kontrak, yaitu harus pake operator tertentu selama jangka waktu tertentu. Bila kontraknya belum habis, ada kemungkinan pinnya akan diblokir bila menggunakan operator Indonesia. Tapi tenang saja, blackberry ini bagus kok hanya pastikan distributornya terpercaya. Banyak teman saya yang pakai kok dan baik-baik saja.

Tips membeli menurut saya, pastikan tokonya terpercaya dan penjualnya mengerti soal blackberry. Pengalaman saya 2x kali keliling Plasa Marina, WTC dan Surabaya Plasa adalah tokonya terpercaya tapi penjualnya gak ngerti soal blackberry. Cari toko yang mau menyetingkan blackberry kamu agar langsung bisa digunakan. Banyak toko yang nyuruh ke operatornya langsung buat disettingkan. Tolak toko itu, blackberrymua harus langsung bisa digunakan saat pembelian untuk bisa mengecek. Setelah disetting, dan PASTIKAN bahwa Blackberry Internet Service anda bisa. Yang pertama di cek adalah sinyal, huruf GPRS atau EDGE atau GSM anda harus dalam huruf capital. Untuk yang BISnya belum nyala tulisannya huruf kecil. Namun bila BIS sudah nyala dan masih huruf kecil, itu yang perlu dipertanyakan karena takutnya blackberry kamu gak bisa digunakan. Ups kelupaan, sebenarnya yang awal adalah cek kelengkapa blackberry kamu. Tolong digoogling aja karena tiap tipe beda. Ada yang dapat kantong kulit, ada yang chargernya beberapa versi, kaki tiga kaki dua dll. Pastikan semuanya asli! Setelah itu cek data usage dan voice usagenya, pastikan semuanya nol. Atau mungkin beberapa kb data usage untuk keperluan unlock distributor. Dan kemudian cek IMEI dan PIN di blackberry anda, caranya tolong di googling aja, lupa soalnya. Hihi. Pastikan sesuai dengan yang tercantum di kardusnya.

Saran toko yang bagus adalah Universal di Plasa Marina. Toko ini satu kelompok dengan tiga toko lain seperti Las Vegas, MGM dan satu lagi lupa ;p. Bedanya adalah di toko ini, mas-masnya lebih canggih dan ngerti ditanyain apa aja. Saya sudah keliling Plasa Marina, WTC dan Delta Plasa untuk mencari toko yang terpercaya loh. Hayo kalo ada orang universal yang baca, saya sudah promosiin lo, perlu no.rekening gak ? ;p

Untuk pemula seperti saya, saran saya adalah buka Blackberry Corner di Kaskus. Semua yang kamu cari ada di sana. Tentang perbedaan blackberry, nokia, sony ericsson dll. Tentang tips membeli dan memilih blackberry. Baca juga thread tipe blackberry yang kamu mau, javelin, Gemini, curve, storm, onyx, odin, tour dll. Sedikit informasi bahwa katanya untuk tipe curve sudah tidak diproduksi lagi. jadi pastikan kalo mau beli curve itu barang sisa stock atau barang refurbished. Thread yang perlu dibaca juga adalah garansi distributor, kemudian thread garansi operator. Semua deh kalo perlu dibaca.

Blackberry garansi operator memang lebih mahal dari garansi distributor. Ada juga yang mengharuskan menggunakan operator tersebut kalau tidak garansinya habis. Ada juga yang di lock tidak bisa menggunakan operator lain. Pastikan juga kamu tau tarif BIS tiap operator. Karena kalau tiba-tiba ganti operator harus disetting ulang blackberrynya. Gak segampang pake hape biasa yang tinggal ganti simcard.

Postingan ini bukan bermaksud sok tau, menghakimi atau sebagainya. Hanya bermaksud untuk membagi informasi yang sudah saya dapat. Cari tahu dengan jelas, karena sayang uangnya kalo tiba-tiba blackberry yang didapat gak sesuai.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bulan Maret yang Nano-Nano

Bulan Maret ini gak seperti bulan-bulan yang lalu, perasaan saya bulan ini seperti dikocok-kosok. Seperti naik roller coaster, mood naik dan turun. Sedih dan senang bagai gak ada batasnya. Let’s start dengan cerita sedihnya.


Adek saya bulan ini harus operasi karena suatu penyakit, yang bisa dibilang seram tapi juga bisa dibilang penyakit kecil. Sebenarnya diagnosa sudah didapat dari akhir tahun lalu. Tapi masih ditunda operasinya karena siapa tahu penyakitnya mau merespon obat yang diberi, tapi rencana Tuhan ternyata mengharuskan adek saya dioperasi.


Mama saya pun datang khusus dari Balikpapan untuk keperluan operasi ini. 3 minggu di bulan Maret ini saya habiskan dengan pulang pergi RS Husada Utama. Bahkan karena pengen nyari second opinion kita pergi ke RS Siloam. Padahal sebelumnya second opinion sudah didapat di RS Balikpapan. 1 minggu pertama dihabiskan dengan periksa dan tanya-tanya soal prosedur operasi dan dampaknya. 1 minggu berikutnya dihabiskan dengan opname di RS untuk operasi, dan minggu terakhir adalah masa pasca operasi yang juga harus bolak balik operasi. puji Tuhan semua berjalan baik, terima kasih untuk dokter dan perawatan yang maksimal dari RS Husada Utama. Doakan semoga adek saya pulih seperti awal yah. 


Kabar lain yang cukup buat down, adalah karena saya dapat kabar kalo teman SD saya kena kanker kulit stadium akhir. Cukup mengejutkan memang, karena kami sempet pengen bikin reuni SD lebaran kemarin tapi gak jadi. Dan saya pun di tag foto dia di RS, badannya kurus banget. Jauhhhh sekali dari bayangan saya tentang dia. Dia saya kenal sebagai anak yang lincah banget, rame dan seru. Tapi yang saya lihat ini... saya menulis postingan tepat ketika saya dengar bahwa dia akhirnya dipanggil Tuhan. Turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk keluarga yang ditinggalkan. Percayalah bahwa Tuhan sangat sayang karena itu dia dipanggil cepat. Sekarang saya yakin dia sudah berada di tempat yang indah dan damai. Dan dia sedang tersenyum ke arah kita.


Masih soal kesehatan, kemarin papa saya telp dan bilang kalo dia kena suatu penyakit. Penyakitnya ringan sebenarnya, tapi tidak pernah disangka kalo papa saya akan kena penyakit itu. Dan diputuskan kalo saya harus check up, untuk melihat kondisi tubuh saya. Sepertinya papa saya cukup shock dengan sakit adek dan dia sendiri. Yah semoga tidak ada apa-apa yah.


Tapi memang Tuhan itu adil, adil banget malah. Dia beri “colekan” (tidak pantas rasanya menyebut cobaa bila melihat karuniaNa pada saya) tapi dia juga beri sentuhan yang indah. Tiba-tiba dapat rejeki untuk mengganti hape saya jadi blackberry. Gak pernah diduga, karena bahkan saya gak minta ke papa untuk mengganti hape. Hanya obrolan kecil dengan kakak dan papa saya.


Terima kasih Tuhan, untuk bulan Maret yang indah ini. Kau ajarkan kami untuk lebih peduli dengan kesehatan. Kau ajarkan kami untuk mampu menari di dalam hujan, bukan hanya menunggu hujan berhenti. Terima kasih telah memberi kesempatan pada saya agar menjadi lebih tegar. I love You more and more dear God.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS