Sakitnya belum hilang. Malah semakin sakit.
Tuhan, ini bukan karena aku gak rela.
Lega rasanya tau sakitnya sudah Kau ambil.
Tapi kadang masih terasa kangen.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Sumatera dilanda gempa, ditambah pula peringatan tsunami. Orang berbondong-bondong cari perlindungan. Semua ini membuat saya teringat kejadian beberapa tahun lalu.
Saya sedang kuliah di Surabaya, karena satu dan lain hal saya tidak bisa pulang liburan sementara kakak dan adik saya berlibur ke Balikpapan. Mungkin masih ada yang ingat saat itu salah satu kilang Pertamina di Balikpapan meledak (atau terbakar?) Dan sempat membuat heboh berita di tv. Yang paling membekas di ingatan adalah saat itu papa saya harus pergi ke Kilang untuk menangani hal itu. Dari cerita saya dengar kalau suasana di kompleks rumah saya yang kebetulan adalah kompleks pegawai Pertamina dan terletak dekat sekali dengan kilang mendadak heboh. Kejadian ini terjadi malam hari. Para pekerja ramai menuju ke kilang dengan pakaian safety lengkap (termasuk papa saya)
Yang membuat saya terharu adalah papa saya berpesan ke keluarga saya untuk lari menjauh ke arah luar kota yang dekat pantai. Dia bilang lebih baik dia saja yang jadi korban kalau keadaan memburuk. Dia kasian kalau saya yang di luar kota sendirian tiba-tiba gak punya keluarga. Untuk yang tidak tahu, di dalam tanah di Balikpapan tersebar pipa yang dialiri minyak maupun gas. Jadi orang-orang dulu pernah bilang kalau kilang meledak semua, dampaknya bisa menghanguskan seisi kota. Tapi saya gak tau benar tidaknya.
Puji Tuhan keadaan aman terkendali. Tapi saya akan selalu ingat akan papa saya yang mengorbankan dirinya untuk saya dan keluarga. Bahkan sampai sekarang pun saya masih menangis kalau teringat ini.
Dear Dad in heaven, thank you for all that you've done for us. It's time for you to be happy up there. You don't have to feel pain like your last day. We miss you, always. We'll never forget you. Till we meet again Dad. ♥
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
I Miss You
I miss you when I'm happy
I miss you when I laugh
I miss you when I'm sad
I miss you when I cry
I miss you all the time Dad. Really.
Hope you're doing good up there.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
It still amaze me how hundreds of people came in my father's funeral. He's not really sociable I think. But everyone said he's kind, full of smile and a hardworker. I'm proud of you Dad. Really. And miss you.
*pardon my grammar*
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
It's hard to pretend that you are okay when you're not.
It's hard to smile when deep inside your heart you actually want to cry.
I'm not okay, but I will be. If it's not today maybe tomorrow or the day after.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Papa saya tidak sempurna, tapi seperti yang dia bilang di akhir-akhir hidupnya dia cinta kami luar biasa.
Truly deeply miss you Dad. ♥
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Ketika Doamu Dikabulkan
Ketika doamu benar-benar dikabulkan apa kamu sudah siap?
My Wedding Dream
My wedding dream is simple, walking down the aisle with my dad. And now, the dream is gone.






